SDN Pisangan Timur 13 merupakan sekolah dasar negeri milik Pemerintah DKI Jakarta. Letaknya tak jauh dari Kantor Kelurahan Pisangan Timur dan berdampingan dengan SDN Pisangan Timur 11. Sekolah ini dulunya dikenal dengan nama Sekolah Sawah Kangkung karena menurut warga sekitar, gedung sekolah ini dibangun diatas tanah bekas sawah yang banyak ditumbuhi sayuran kangkung. Dibangun pada tahun 1983 sekolah ini sudah mengalami rehab dua kali yaitu pada tahun 2010 dan 2015. Pada tahun 2014 SDN Pisangan Timur 14 Pagi dan SDN Pisangan Timur 16 Petang yang berada dalam satu bangunan resmi diregruping dengan SDN Pisangan Timur 13 yang merupakan sekolah induknya. 

Sekolah yang termasuk kedalam wilayah binaan 3 Kecamatan Pulogadung ini tampak biasa-biasa saja,  tetapi nilai ujian nasional yang diraih setiap tahunnya selalu menjadi yang tertinggi diantara sekolah negeri lainnya di wilayah ini. Bahkan pada tahun pelajaran 2018/2019 SDN Pisangan Timur 13 mendapat rata-rata nilai 82,00 dan masuk 5 besar sekolah dasar negeri terbaik di Kecamatan Pulogadung dalam perolehan nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN). Bukan hanya itu, prestasi dalam bidang non akademik juga sering diraih oleh peserta didik SDN Pisangan Timur 13. Untuk mengembangkan potensi peserta didik yang unik, sekolah menyediakan banyak ekstrakurikuler yang bisa diikuti sesuai dengan bakat masing-masing.

Terwujudnya peserta didik yang bertaqwa, berakhlak mulia, berkarakter, cerdas, terampil, dan berjiwa sosial adalah visi SDN Pisangan Timur 13. Untuk mewujudkan visi tersebut sekolah membuat program-program seperti pembiasaan menyanyikan lagu kebangsaan dan lagu wajib nasional, tadarus sebelum memulai KBM, 15 menit membaca sebagai bentuk literasi, membaca dan menghafal asmaulhusna setiap hari jumat, pembiasaan solat duha, pembiasaan solat dzuhur berjamaah, santunan anak yatim, pentas seni akhir tahun, dan peringatan hari-hari besar. Semua itu tertuang dalam program sekolah yang telah disusun pada awal tahun pelajaran.

Dengan jumlah peserta didik yang meningkat setiap tahunnya membuktikan bahwa SDN Pisangan Timur 13 sudah mulai diperhitungkan oleh masyarakat. Pada tahun pelajaran 2019/2020 jumlah peserta didik di SDN Pisangan Timur 13 mencapai 537 orang atau mengalami peningkatan 3% dari tahun sebelumnya. Peserta didik sebanyak itu dibagi menjadi 18 rombongan belajar, setiap tingkat berjumlah 3 rombel dengan 1 orang guru kelas pada masing-masing rombel. 3 orang guru pendidikan agama islam dan 2 orang guru olahraga sangat berperan dalam mewujudkan peserta didik yang berakhlak mulia dan raga yang kuat untuk menghadapi masa depan. 2 orang tenaga administrasi menjadi ujung tombak dalam pembuatan administrasi yang baik sehingga kegiatan di sekolah bisa tetap berjalan dengan lancar. Kebersihan dan ketertiban di SDN Pisangan Timur 13 tak lepas dari sentuhan tangan 3 orang penjaga sekolah yang juga bergantian menjadi petugas keamanan. Semua guru dan tenaga kependidikan SDN Pisangan Timur 13 berada dibawah kepemimpinan 1 orang kepala sekolah dibantu dengan 2 orang wakil kepala sekolah yang juga menjabat sebagai guru kelas.

Kesehatan peserta didik terjamin dengan adanya kantin sehat dan UKS yang telah berhasil meraih juara 2 dalam lomba sekolah sehat tingkat Kota Administrasi Jakarta Timur pada tahun 2018. Jendela ilmu terbuka lebar diruang perpustakaan yang bisa digunakan peserta didik kapan saja untuk membuka wawasan seluas-luasnya. Mushola yang megah menjadi sarana bagi warga sekolah dan masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, didukung pula dengan adanya taman pendidikan Al-Quran gratis yang dibiayai oleh sekolah. Pemberian makanan tambahan atau PMTAS membantu mewujudkan peserta didik yang sehat, kuat, dan bergizi cukup sehingga mereka bisa tumbuh dengan sempurna. PMTAS dikelola oleh 15 orang anggota yang terdiri dari jajaran komite sekolah dan orang tua peserta didik. Bekerjasama dengan Puskesmas, Dinas Lingkungan Hidup, dan Kelurahan Pisangan Timur membantu sekolah dalam segi kesehatan, kebersihan, dan perlindungan untuk mewujudkan sekolah ramah anak. Tak hanya instansi pemerintah, dunia usaha lainnya sering ikut serta dalam kegiatan-kegiatan di sekolah ini. Sekolah sangat menyambut baik apabila ada instansi atau dunia usaha yang ingin bekerjasama untuk memajukan pendidikan.