Dikutip dari laman resminya, besaran dan penggunaan KJP Plus Tahun 2019 sebagai berikut :

Alokasi dana perbulan:

  • SD/MI/SDLB: Rp 250.000
  • SMP/MTs/SMPLB: Rp. 300.000
  • SMA/MA/SMALB: Rp. 420.000
  • SMK: Rp. 450.000
  • Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM): Rp. 300.000
  • Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP): Rp. 1.800.000/semester

Tambahan SPP sekolah swasta perbulan:

  • SD/MI/SDLB: Rp 130.000
  • SMP/MTs/SMPLB: Rp. 170.000
  • SMA/MA/SMALB: Rp. 290.000
  • SMK: Rp. 240.000

Dana yang bisa dibelanjakan:

  • SD/MI/SDLB: Rp 135.000
  • SMP/MTs/SMPLB: Rp. 185.000
  • SMA/MA/SMALB: Rp. 235.000
  • SMK: Rp. 235.000
  • Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM): Rp. 185.000
  • Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP): Rp. 185.000

Jenis barang yang bisa dibelanjakan

  1. Alat tulis dan perlengkapan sekolah.
  2. Seragam dan kelengkapan.
  3. Komputer dan laptop.
  4. Makanan bergizi.
  5. Kacamata dan alat bantu pendengaran.
  6. Kegiatan ekstrakurikuler.
  7. Buku dan penunjang pelajaran.
  8. Obat-obatan yang tidak tergolong zat adiktif.
  9. Kalkulator scientific.
  10. Alat dan bahan praktik.
  11. Alat simpan data elektronik.
  12. Sepeda.
  13. Alat bantu disabilitas bagi siswa berkebutuhan khusus.

Fasilitas lain 

  1. Gratis Transjakarta.
  2. Gratis masuk Ancol.
  3. Gratis masuk museum.
  4. Gratis masuk Ragunan.
  5. Gratis masuk Monas.
  6. Belanja 6 jenis pangan murah.

Mekanisme penyaluran dana KJP dilakukan dengan cara pemindahbukuan/transfer ke rekening peserta didik penerima KJP Plus. Dalam hal penerima KJP Plus meninggal dunia, maka pihak perbankan menutup rekening dan menyerahkan sisa saldo kepada Ahli Waris Peserta Didik penerima KJP Plus sesuai ketentuan yang berlaku. Penerima KJP Plus yang mengikuti ujian dan dinyatakan lulus SMA/SMK atau sederajat, pemberian KJP Plus dihentikan dan dapat mengambil sisa dana KJP Plus dengan melakukan pemindahbukuan. Peserta didik yang pindah sekolah di dalam wilayah Provinsi DKI Jakarta maka harus mengurus pemindahan data peserta ke P4OP dengan membawa surat pengantar dari sekolah lama atau baru. Peserta didik yang pindah ke luar DKI Jakarta tidak dapat memperpanjang KJP Plus pada periode selanjutnya.